BRI Super League 2026 kembali menyajikan laga panas yang menyedot perhatian publik sepak bola nasional. Memasuki pekan ke-20, duel bertajuk big match akan tersaji saat Bali United menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Pertandingan Bali United vs Persebaya tidak hanya mempertaruhkan tiga poin, tetapi juga menjadi panggung pembuktian konsistensi, mental juara, dan kekuatan taktik kedua tim papan atas.
Bali United dan Persebaya sama-sama memiliki ambisi besar di musim ini. Namun, kondisi terkini kedua tim menunjukkan arah yang berbeda. Tuan rumah sedang berada dalam tekanan, sementara tim tamu datang dengan kepercayaan diri yang mengalir deras. Laga ini pun diprediksi berjalan ketat, keras, dan penuh gengsi.
Bali United menghadapi pertandingan ini dengan beban yang tidak ringan. Tim berjuluk Serdadu Tridatu tengah berupaya bangkit setelah gagal meraih hasil maksimal dalam dua laga terakhir. Rentetan hasil kurang memuaskan tersebut membuat Bali United harus puas tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 28 poin.
Di bawah arahan pelatih Johnny Jansen, Bali United sebenarnya menunjukkan permainan yang cukup solid, terutama saat bermain di kandang. Namun, masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah terbesar. Dalam lima pertandingan terakhir, Bali United hanya mampu mengamankan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Catatan ini jelas belum ideal bagi tim yang menargetkan posisi papan atas.
Kemenangan atas Persebaya menjadi harga mati. Selain untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, tiga poin juga sangat penting demi memangkas jarak dengan pesaing di atasnya, termasuk PSIM Yogyakarta yang saat ini berada di zona lebih aman klasemen. Kehilangan poin di kandang sendiri bisa membuat langkah Bali United semakin berat di sisa musim.
Secara permainan, Bali United masih memiliki sejumlah keunggulan. Lini tengah yang agresif dan sayap yang cepat kerap menjadi senjata utama dalam membongkar pertahanan lawan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif dan konsentrasi lini belakang di menit-menit krusial sering kali menjadi penyebab hilangnya poin.
Johnny Jansen dituntut untuk meramu strategi yang lebih pragmatis saat menghadapi Persebaya. Bermain terbuka justru berisiko, mengingat kekuatan transisi cepat yang dimiliki Bajol Ijo. Kedisiplinan bertahan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang akan menjadi kunci bagi Bali United jika ingin mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Berbanding terbalik dengan kondisi tuan rumah, Persebaya Surabaya justru tiba di Bali dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi. Di bawah kepemimpinan Bernardo Tavares, Bajol Ijo tampil konsisten dan sulit dikalahkan. Hingga pekan ke-19, Persebaya mencatatkan rekor impresif 12 pertandingan tanpa kekalahan.
Meskipun pada laga terakhir hanya mampu bermain imbang melawan Dewa United, performa Persebaya secara keseluruhan tetap solid dan meyakinkan. Saat ini, Green Force menempati peringkat ke-5 klasemen sementara dengan 32 poin, hanya terpaut tipis dari zona empat besar.
Keberhasilan Bernardo Tavares dalam membangun organisasi permainan yang rapi membuat Persebaya tampil disiplin di semua lini. Transisi bertahan ke menyerang berjalan cepat, sementara pressing ketat kerap mematikan kreativitas lawan. Kombinasi inilah yang membuat Persebaya menjadi salah satu tim paling konsisten musim ini.
Dari sisi head to head, Persebaya Surabaya memiliki modal psikologis yang sangat kuat. Pada pertemuan pertama musim ini, Persebaya sukses membungkam Bali United dengan skor telak 5-2. Kemenangan besar tersebut tentu masih membekas di benak pemain Serdadu Tridatu.
Hasil itu juga membuktikan bahwa Persebaya memiliki formula tepat untuk meredam permainan Bali United. Kecepatan serangan balik dan efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama. Kondisi ini membuat Persebaya semakin percaya diri menghadapi laga tandang ke Gianyar.
Namun demikian, Bali United bukan tim yang mudah menyerah, terlebih saat bermain di kandang sendiri. Dukungan penuh suporter dan motivasi untuk membalas kekalahan sebelumnya bisa menjadi faktor pendorong kebangkitan.
Laga Bali United vs Persebaya Surabaya juga menarik dari sisi adu taktik pelatih. Johnny Jansen dikenal dengan pendekatan permainan menyerang berbasis penguasaan bola. Sementara itu, Bernardo Tavares lebih mengedepankan keseimbangan, disiplin, dan efisiensi.
Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi titik krusial. Siapa yang mampu mengontrol tempo permainan akan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Bali United kemungkinan akan tampil menekan sejak awal, sedangkan Persebaya siap menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Keputusan pelatih dalam melakukan rotasi dan pergantian pemain di babak kedua juga bisa menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Sejak menit awal, Bali United diperkirakan akan tampil agresif demi mencetak gol cepat. Tekanan tinggi akan langsung diarahkan ke lini pertahanan Persebaya. Namun, Bajol Ijo bukan tim yang mudah panik. Mereka cenderung bermain sabar dan menunggu momentum yang tepat.
Jika Bali United gagal memanfaatkan peluang di babak pertama, situasi bisa berbalik menguntungkan Persebaya. Pengalaman dan kepercayaan diri tim tamu berpotensi membuat mereka mencuri gol di momen krusial. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir, dengan intensitas tinggi dan duel fisik yang keras.
Pertandingan Bali United vs Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League 2026 menjadi salah satu laga paling krusial musim ini. Bagi Bali United, kemenangan adalah keharusan untuk menjaga asa bersaing di papan atas. Sementara bagi Persebaya, tiga poin akan semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai kandidat kuat penantang gelar.
Dengan kondisi dan performa terkini, Persebaya sedikit lebih diunggulkan. Namun, faktor kandang dan motivasi balas dendam membuat Bali United tetap memiliki peluang besar. Apa pun hasilnya, laga ini hampir pasti menyajikan tontonan berkualitas tinggi dan layak dinantikan oleh pecinta sepak bola Indonesia.
Head to Head Bali United vs Persebaya
Secara historis, Bali United sebenarnya lebih superior atas Persebaya. Sebelum kekalahan memalukan di Gelora Bung Tomo Agustus 2025 lalu, Serdadu Tridatu selalu menyapu bersih kemenangan dalam tujuh pertemuan sebelumnya.
Pertanyaannya, apakah magis Bernardo Tavares mampu mematahkan "keangkeran" Stadion Dipta bagi tim kebanggaan warga Surabaya?

5 pertemuan terakhir:
23/08/25: Persebaya 5-2 Bali United
23/05/25: Persebaya 1-3 Bali United
28/12/24: Bali United 2-0 Persebaya
24/04/24: Persebaya 0-2 Bali United
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs Persebaya
Bali United (4-3-3): Mike Hauptmeijer; Made Andhika, Joao Ferrari, Bagas Adi, Ricky Fajrin; Tim Receveur, Mirza Mustafic, Teppei Yachida; Thijmen Goppel, Boris Kopitovic, Rahmat.
Pelatih: Johnny Jansen.
Persebaya Surabaya (4-3-3): Ernando Ari; Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Jefferson Silva; Koko Ari, Rachmat Irianto, Francisco Rivera; Pedro Matos, Malik Risaldi, Gali Freitas.
Pelatih: Bernardo Tavares.